28 Wartawan Maluku Lolos Uji Kompetensi

Posted in Berita LPDS

“Wartawan yang lolos kompetensi ini terdiri dari jenjang wartawan muda, madya dan utama. Mereka berhasil me­raih nilai rata-rata diatas 70 dari masing-masing unit penilaian,” katanya.

Priyambodo menjelaskan, materi UKW untuk jenjang wartawan muda (reporter) meliputi kemampuan meren­canakan liputan dan menulis berita, kemampuan wawancara dan menyusun daftar pertanyaan, kemampuan wawan­cara tatap muka dan mencegat nara­sumber.

“Mereka juga diuji kemampuan menyunting berita sendiri, menyiapkan isi rubrik berita dan menyampaikan usulan liputan dalam rapat redaksi serta kemampuan menyusun jejaring nara­sumber yang dimiliki,” jelasnya.

Sementara jenjang wartawan mad­ya untuk level redaktur pelaksana, redaktur, koordinator liputan dan asisten redaktur akan diuji kemam­puan mengidentifikasi berita, koor­dinasi liputan dan perencanaan liputan dan narasumber. Kemam­puan menganalisa bahan liputan terjadwal, merencanakan berita investigasi dan menulis berita feature serta menyunting berita saat uji kompetensi.

“Tak hanya itu, mereka juga di­minta merancang isi rubrik berita, serta mengevaluasi hasil liputan saat rapat redaksi serta memelihara je­jaring narasumber,” katanya.

Khusus jenjang wartawan utama (pemimpin redaksi/wakil pemimpin redaksi), menurutnya, uji kompe­tensi akan difokuskan pada kemam­puan mengevaluasi perencanaan berita, menentukan liputan layak dan tidak layak, mengarahkan berita investigasi serta mampu menulis editorial. “Kebijakan rubrikasi dan me­mimpin rapat redaksi serta fasilitas jejaring juga menjadi bagian yang akan diuji,” ungkapnya.

Priyambodo juga menegaskan, hasil dari UKW tersebut membuat kompe­tensi wartawan di Ambon sama dengan daerah lain di Indonesia.

Tim penguji dalam UKW tersebut, yaitu Petrus Suryadi, Warief Dja­janto Basorie dan Priyambodo RH (LPDS) dan Maria D Andriana (Manager Lembaga Pendidikan Jurnalistik ANTARA/LPJA).

Pernyataan Bersama

Saat penutupan tersebut, alumni UKW I juga membuat pernyataan bersama yang mendorong digelar­nya ujian serupa untuk wartawan lainnya di Maluku di waktu men­datang.

Pernyataan bersama tersebut, yaitu Kami, peserta atau alumni Uji Kompetensi Wartawan Pertama di Provinsi Maluku yang diselengga­rakan oleh Lembaga Pers Dr. Soe­tomo dan Dewan Pers bekerjasama dengan Yayasan Tifa tanggal 11-13 April 2012 di Ambon  menyatakan penghargaan yang setinggi-tinggi­nya kepada pihak LPDS dan Dewan Pers, Yayasan Tifa yang telah me­mungkinkan kami ikut uji kompetensi  wartawan sebagai pelaksanaan ama­nat Piagam Palembang 2010 tentang penerapan Standar Kompetensi Wartawan. Dengan  keikutsertaan kami dalam UKW ke I di Maluku ini membuktikan kami telah melak­sanakan Piagam Palembang.

Karena UKW merupakan amanat Piagam Palembang pada puncak peringatan Hari Pers Nasional di Palembang  2010, maka kami alumni UKW Maluku I menganggap perlu bagi diadakannya UKW ke II dalam waktu dekat ini untuk memberi ke­sempatan pada semua wartawan Maluku mengikuti UKW. Atas dasar itulah kami,  alumni UKW Maluku ke I  yang diselenggarakan oleh LPDS akan meminta LPDS dapat bekerjasama dengan alumni UKW Maluku ke I menyelenggarakan UKW Maluku ke II.

Kami menganggap bahwa gaga­san atau rencana penyelenggaraan UKW Maluku ke II perlu segera diadakan untuk memberikan ke­sempatan bagi semua insan warta­wan Maluku mengkuti UKW. Karena itu kami para alumni UKW Maluku ke I dengan bantuan LPDS akan se­gera melakukan persiapan-persiapan  teknis bagi penyelenggaraan UKW Maluku ke II. Dengan ini kami semua peserta UKW Maluku ke I di Ambon mendeklarasikan adanya Alum­ni Angkatan I UKW Wartawan Malu­ku yang akan tetap mendorong ada­nya UKW ke-II, ke-III dan selan­jutnya di Provinsi Maluku. (S-12)

Sumber: www.siwalimanews.com / Saturday, 14 April 2012

http://www.siwalimanews.com/post/28_wartawan_maluku_lolos_uji_kompetensi_1