Pers Indonesia Pengaruhi Budaya di Timor Leste

Posted in Kliping Berita


Keempat wartawan Indonesia itu adalah Atmakusumah Astraatmadja (Ketua Dewan Pers 2000-2003), Bambang Harymurti (Wakil Ketua Dewan Pers, wartawan Tempo), Wina Armada (anggota Dewan Pers), dan Priyambodo RH (Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr Soetomo, Ketua Bidang Multimedia PWI, dan wartawan Antara).

Guterres menilai banyak pemberitaan pers dari Indonesi yang dapat menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Timor Leste, terutama pemberitaan politik, pendidikan, dan kebudayaan.

Masyarakat Timor Leste pada bulan Maret 2012 akan menyelenggarakan pemilihan presiden yang akan diikuti dengan pemilihan anggota parlemen guna menentukan perdana menteri yang menjadi kepala pemerintahan pada beberapa bulan kemudian.

Timor Leste juga tengah menyiapkan konsep Rancangan Undang-Undang Pers yang akan memiliki Dewan Pers guna lebih menjamin pelaksanaan kebebasan pers atas dasar kompetensi wartawan dan perusahaan persnya.

"Kami sangat yakin bahwa pers adalah penjaga sekaligus pilar penjamin demokrasi. Dalam kaitan ini saya berterima kasih kepada para tokoh pers Indonesia yang akan menjadi narasumber bagi penyelenggaraan 'workshop' dan seminar bagi wartawan Timor Leste," demikian Jose Luis Guterres.

Kantor perdana menteri dan komunitas pers Timor Leste menjadwalkan kegiatan pendidikan dan pelatihan wartawan itu selama dua hari (20-21 Februari) bekerja sama dengan Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) yang melibatkan para pengajar seniornya selaku narasumber. (Ant/OL-2)

Sumber: www.mediaindonesia.com / Senin, 20 Februari 2012 02:26 WIB

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/02/20/299621/293/14/Pers-Indonesia-Pengaruhi-Budaya-di-Timor-Leste