Kinerja Tidak Jauh Berbeda

Posted in Berita LPDS


Para peserta yang berjumlah sekitar 37 peserta yang mengikuti lokakarya tersebut merupakan praktisi kehumasan dan pers dari berbagai instansi di Babel. Kegiatan lokakarya yang dilaksanakan selama dua hari ini (23-24 Februari 2010), menghadirkan empat pembicara tingkat nasional dari LPDS Jakarta, di antaranya Atmakusumah Astraatmadja dan Rudijanto Gunawan.

Atmakusumah Astraatmadja dalam lokakarya di hari pertama pelaksanaannya menyatakan, kinerja kehumasan tidak berbeda dengan kinerja pers pada umumnya, karena beberapa kinerja kehumasan juga menyajikan sebuah karya yang berbentuk karya jurnalistik.

"Humas pun harus sama intensifnya dengan pers, karena punya fungsi yang hampir sama, namun yang membedakan adalah pers sifatnya independen, sedangkan humas punya kepentingan terhadap instansi diatasnya," kata Atmakusumah.

Kinerja pers sangatlah independen dan seringkali kegiatan wartawan yang merupakan bagian dari redaksi bersinggungan dengan kinerja humas.

"Apabila kinerja pers dianggap tidak berpihak terhadap sebuah instansi ataupun terhadap suatu kepentingan, ada hak jawab yang harus dilayani oleh pihak media jika ada suatu hal yang belum terpuaskan. Namun, hal itu tidak bisa menekan media karena media punya hak memuat sebuah karya jurnalistik," jelasnya.

Karenanya, bagi mereka yang merasa kurang puas atas sebuah pemberitaan dapat memanfaatkan hak-haknya selain hak jawab.

"Publik yang merasa kurang puas dapat menggunakan hak jawabnya. Kalau tidak ditanggapi tulis surat ke dewan pers, dan dewan pers akan siap membantu. Jika tidak bisa juga, maka terpaksa proses hukum dilakukan. Tetapi kalau sudah dijawab oleh redaksi, maka tidak etis lagi menggunakan proses hukum.

Publik juga boleh mengkampanyekan untuk memboikot media tersebut bila sudah benar-benar melenceng dari kenyataan yang ada," jelasnya.

Sementara itu Kabag Humas Pemkot Pangkalpinang Eko Budi Hartono saat ditemui Bangka Pos Group disela-sela lokakarya mengatakan, kegiatan lokakarya ini sangat bermanfaat dan baik sekali. Menurutnya dengan adanya lokakarya ini, praktisi kehumasan dapat memperoleh pengetahuan yang lebih dari para narasumber yang berpengalaman dengan dunia media.

"Kita harap kegiatan ini lebih sering dilakukan dan tentunya tidak hanya praktisi humas saja tetapi seharusnya para kepala SKPD-SKPD juga ikut, karena yang sering berhadapan dengan media atau wartawan adalah mereka," terangnya. (k2/k8)

Sumber: Harian Bangka Pos, 24 Februari 2010
http://cetak.bangkapos.com/tbangka/read/30111.html