Media Berbahasa Indonesia Tetap Disukai Rakyat Timor Lorosae

Posted in Berita LPDS


"Rakyat Timor Lorosae masih lebih banyak yang memahami berita berbahasa Indonesia. Ini pula yang membuat saya ingin meneruskan kerjasama dengan LPDS," ujar mantan anggota DPR itu saat berkunjung ke Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) di Jakarta, pekan lalu.

Salvador Soares mengemukakan, pihaknya saat ini tengah berupaya pula mengembangkan konvergensi media, antara lain menyiapkan radio dan televisi Suara Timor Lorosae.

"Saya sangat berharap banyak wartawah Suara Timor Lorosae segera dapat mengikuti program pelatihan multimedia di s ini," ujarnya kepada Direktur Eksekutif LPDS, Priyambodo RH.

Sejumlah pengajar senior LPDS, antara lain Atmakusumah Astraatmadja, Tribuana Said, Warief Djajanto Basorie, Maskun Iskandar dan Pius Pope pada 2002 sempat melatih para wartawan Suara Timor Lorosae.

Selain itu, Salvador Soares pernah beberapa kali mendampingi sejumlah wartawan dari Timor Timur --saat masih berintegrasi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)-- mengikuti pendidikan dan pelatihan di LPDS.

Salvador menilai, pers di Indonesia dan Timor Lorosae yang semakin dewasa selama ini terbukti mampu menjembati kebudayaan kedua negara bertetangga, yang sebenarnya juga masih bersaudara.

"Pers sangat berperan dalam menjaga hubungan baik kedua negara. Pak Xanana sebagai Presiden Timor Leste juga mengakui hal ini," demikian Salvador Soares. (*)